Senin, 30 Maret 2009

puber ke-2 dalam kehidupan rumah tangga


Puber, berasal dari kata pubes yang artinya rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan Sebagian besar orang menganggap kalau puber itu merupakan masa yang lazim dialami oleh seseorang saat berada dalam masa perkembangan remaja awal. Puber dianggap sebagai salah satu tanda bahwa mereka telah melalui masa anak-anak dan mulai memasuki masa remaja. Istilah ‘puber’ ini juga dipakai dalam masa dewasa, yang lebih sering disebut sebagai ‘puber ke-2’. Kita pasti berpikir, apakah mereka yang sudah berada dalam masa dewasa juga akan kembali menunjukkan ciri-ciri primer dan sekunder yang muncul saat kita memasuki masa remaja? Tidak, disini bukan berarti mereka yang sudah mengalami pubertas di masa remaja lalu akan mengalami perubahan-perubahan fisik yang besar seperti tumbuh kumis dan lain sebagainya melainkan istilah puber ini hanya ingin menggambarkan suatu kondisi dimana seseorang yang berada masa dewasa bertingkah laku layaknya seorang remaja yang masuk dalam masa puber dimana mereka lebih memperhatikan penampilan, melirik lawan jenis, dan lain sebagainya. Para pembaca pun saya yakin pernah melihat atau mungkin sudah mengalaminya, dimana seseorang yang berusia 40 tahun keatas memiliki penampilan berbeda yang kurang ‘sesuai’ dengan usianya. Mereka bergaya eksentrik, atau menunjukkan emosi-emosi labil layaknya seorang anak yang memasuki masa puber. Disinilah, mereka diyakini sedang mengalami puber ke-2.
Saya akan memberikan sedikit contoh agar pembaca lebih jelas mengenai apa itu puber ke-2. Saya akan bercerita mengenai seorang suami yang mengalami puber ke-2 (berinisial X), dia adalah seorang suami sekaligus bapak yang sudah tidak bekerja lagi dikarenakan operasi yang pernah dialaminya sehingga mengharuskan dia untuk tidak bekerja yang membutuhkan fisik yang berat. Sehingga, sekarang yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga adalah istrinya. Di umurnya yang sudah menginjak 50an, si X memiliki banyak keinginan yang kadang-kadang menurut saya tidaklah terlalu penting untuk dipenuhi. Contohnya : dia ingin membeli sebuah Handphone baru dimana Handphone tersebut harus yang sedang trend sekarang. Karena dia tidak memiliki penghasilan, dia meminta uang dari istrinya untuk membeli Handphone tersebut. Pertengkaran kecil di rumah tangga pun tak terelakkan. Si X tetap bersikeras ingin membeli HP tersebut padahal dia sudah memiliki HP, dengan alasan biar ‘sepadan’ dan tidak malu di depan teman-temannya, sedangkan si istri mengganggap daripada uang tersebut untuk membeli HP kan lebih baik menggunakan uang itu untuk belanja kebutuhan perbaikan rumah. Setelah beberapa hari, akhirnya si istri seperti biasanya mengalah dan si X bisa membeli HP baru tersebut. Dari kejadian ini bisa kita lihat sendiri bahwa si X memiliki pikiran seperti seorang remaja yang tidak bisa mempertimbangkan segala sesuatu berdasarkan kepentingan kebutuhannya tetapi lebih menuruti hasratnya. Layaknya seorang remaja yang baru memasuki masa puber si X bertingkah laku berdasarkan lingkungan social dia berada dan menganggap dengan ‘style’ seperti itu maka dia bisa lebih diterima di lingkungan sosialnya itu. Hal-hal seperti ini bisa saja mengakibatkan si istri mengalami suatu depresi karena adanya tekanan dari si X dengan berbagai keinginannya padahal si istri bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup si X tapi juga anak-anak dan saudara-saudaranya.
Contoh diatas hanya sebagian kecil dari tingkah laku orang dewasa yang berada pada masa puber, masih banyak tingkah laku lain yang ditunjukkan tiap orang, tergantung dari kepribadian si individu itu sendiri. Ciri-ciri umum yang sering kelihatan di masa puber ke-2 khususnya pada pria, antara lain :
  • Enggan terlihat tua. Mereka mulai memperhatikan penampilannya mulai dari mengecat hitam rambutnya yang sudah terlihat memutih, memakai pakaian yang modis, memodifikasi kendaraan, dan lain sebagainya.
  • Meningkatnya jiwa petualang. Mereka mulai memiliki jiwa ‘muda’ yang haus akan tantangan, mungkin salah satunya yang berlebihan bisa berakibat pada perselingkuhan. ·
  • Berpikiran layaknya seorang remaja awal. Mereka kebanyakan tidak menunjukkan sisi dewasa mereka yang penuh dengan tindakan bijaksana tetapi menunjukkan sifat kekanak-kanakan ( seperti contoh si X diatas )
Sedangkan pada wanita, antara lain :
  • perasaan emosi yang labil atau sensitif. Hal ini bisa dikarenakan terganggu atau berhentinya proses menstruasi, yang bisa berpengaruh pada psikologis mereka. Karena adanya pikiran takut tidak ‘mampu’ lagi berhubungan seksual yang nikmat dengan pasangannya.
Masa puber ke-2 ini, bagi saya bisa juga dibilang sebagai masa yang kritis bagi pasangan suami-istri. Karena, dalam masa ini si suami bisa menjadi lebih bersemangat atau agresif sedangkan si wanita malah ‘menurun’ gairahnya. Disinilah, sebenarnya masa perkawinan suatu pasangan suami-istri diuji kelanggengannya. Namun, terlepas dari semuanya itu, saya menganggap bahwa masa puber ke-2 itu merupakan hal yang lazim atau bersifat sebagai dinamika dalam kehidupan seseorang sehingga memasuki usia mereka yang tua itu tidak terlihat membosankan atau menakutkan. Perilaku-perilaku yang mereka tunjukkan dalam masa puber ke-2 itu, saya rasa hanya sebagai salah satu kompensasi atau ‘penyiasatan’ dari rasa kebosanan dan ketakutan terhadap masa tua mereka. Hanya saja, jangan sampai tingkah laku-tingkah laku tersebut malah merepotkan atau merugikan pihak lain. Jika sampai seperti itu, bisa juga menyebabkan terhambatnya perkembangan si individu itu sendiri ataupun pihak lain yang dirugikan, seperti halnya si X yang saya ceritakan diatas. Perkembangan kepribadian dan kematangan berpikir si X bukannya semakin dewasa malah menurun menjadi seperti anak-anak, dan juga si istri bisa mengalami banyak masalah dalam kejiwaannya karena banyaknya tekanan dari si X.
Terakhir, masa puber ke-2 bagi saya tidak lebih merupakan suatu masa ‘improvisasi & kreativitas’. Dari masa ini, seseorang bisa meningkatkan produktivitas kerjanya atau malah mempengaruhi perkembangan kejiwaan bagi si individu itu sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, bagi kita yang belum mengalami masa puber ke-2 , ada baiknya melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi masa ‘kritis’ ini. Sehingga kita tidak ‘salah jalan’ dalam menyiasati fenomena psikologis ini. Bagi mereka yang sedang mengalami masa puber ke-2 ini, saya menyarankan untuk lebih berkomunikasi dan berbagi kepada keluarga dan orang-orang terdekat. Sehingga masa puber ini, tidak menjadi suatu penghalang keharmonisan rumah tangganya.

Sabtu, 28 Maret 2009

Cinta tidak pernah.....

“Tinggallah seekor katak di sebuah kubangan… Selama ini, dari kejauhan ia selalu memperhatikan seekor kupu-kupu cantik yang beterbangan di sekitar taman… Kupu-kupu ini selalu di dekati oleh banyak hewan lainnya, ada seekor macan yang gagah berani dan kuat, seekor gajah yang dengan postur tubuhnya besar ditakuti oleh banyak hewan lain, seekor kucing manis yang dengan kelihaiannya mampu menundukan banyak hewan betina dan seekor burung manokwari yang mempesona banyak wanita karena keindahan bulu-bulu di tubuhnya…. Pada suatu hari, si katak memberanikan diri untuk mendekati si kupu-kupu, dan mengutarakan perasaannya kepada si kupu-kupu… Dan dengan sombongnya, si kupu-kupu menghina dan menyuruh si katak pergi dari hadapannya… “berani-beraninya kamu mendekatiku dan mengatakan cinta, sadarkah kamu betapa jeleknya dirimu??!! Pergi kamu dari sini…. Dengan tetap tersenyum si katak mengatakan, “ok, aku akan pergi tapi aku akan menjadi orang pertama yang bersedia menemani mu saat kamu sedang sedih…” akhirnya si katak pun pergi… dimulailah perjalanan cinta si kupu-kupu, ia berpacaran dengan si macan yang kuat, awalnya si kupu-kupu merasa senang dan bangga, karena merasa bisa dilindungi dan dicintai oleh si macan, namun lama-kelamaan si macan menjadi kasar dan cenderung protektif terhadapnya, si kupu-kupu pun akhirnya tidak tahan dan memutuskan hubungan dengan si macan…. Setelah itu, si kucing dengan mulut manisnya, dia mampu ‘menundukkan’ si kupu-kupu, akhirnya mereka pun menjalin hubungan…. Hampir tiap hari si kupu-kupu disanjung dengan kata-kata manis dari si kucing, dan membuatnya terbuai.. tanpa disadari, ternyata si kucing adalah seorang playboy, ia juga berkata-kata manis terhadap setiap hewan betina cantik lainnya dan si kucing juga suka selingkuh… akhirnya si kupu-kupu mengetahuinya, dan memutuskan hubungan dengan si kucing… sekali lagi si kupu-kupu mengalami kegagalan dalam kehidupan cintanya… ia bersedih hati, karena sudah 2 kali ia dikecewakan…
Selang beberapa lama, muncul lah si burung manokwari… karena bulunya yang indah, si kupu-kupu pun mulai menyukainya, lagipula yang menyukai burung manokwari itu sangat banyak, ia akan merasa bangga jika bisa menjadi kekasih si burung manokwari… jadilah 2 pasangan ini sebagai pasangan yang paling serasi di hutan tersebut, karena mereka sama-sama ‘cantik’… awal selalu indah, mereka hidup bahagia selama pacaran… namun, karena merasa sebagai hewan yang paling ‘indah’, burung manokwari selalu sibuk mengurus dirinya sendiri, dan saat bertemu dengan kupu-kupu pun, si burung manokwari hanya untuk memenuhi kebutuhan seksualnya semata. ketidakbahagiaan terhadap hubungannya dengan si burung manokwari, membuat si kupu-kupu memutuskan untuk pisah…. Si kupu-kupu menjadi sedih, bukan karena ia putus, tetapi karena merasakan kegagalan berulang kali dalam kehidupan cintanya…
Pada suatu hari, saat si kupu-kupu sedang bersedih dan merenung mengenai kehidupannya, datanglah si katak yang dulu pernah ditolaknya…. Tanpa berbicara apa-apa, si katak hanya datang mendekat dan mendengarkan semua keluh kesah si kupu-kupu… lalu setelah si kupu-kupu cukup puas untuk mencurahkan semua kegundahan dan kesedihan dalam hatinya, kembali lagi si katak memberanikan diri untuk mengatakan, “pu-pu, maukah kamu jadi pacarku?!!” si kupu-kupu pun kaget…. Lalu ia bertanya, “hai katak, mengapa kamu begitu bodoh?!! Aku sudah pernah menolakmu, tetapi sekarang kamu datang lagi kesini untuk memintaku jadi pacarmu… apa yang kamu harapkan dari ku??!! Aku hanya seekor kupu-kupu yang disia-siakan… sudah tidak ada lagi kebanggaan dari diriku yang bisa kutunjukkan… dengan tersenyum si katak berkata, “aku tidak bodoh, aku hanya meyakini perasaan ku, dan aku tidak mau membiarkan logika ku membutakan perasaan ku… Dari dulu, aku tidak pernah melihat sisi keindahan mu yang dicari-cari oleh hewan lain…. Aku hny melihatmu sebagai seekor kupu-kupu yang kesepian, dibalik tubuh indahmu…. Mendengar hal itu, si kupu-kupu pun menangis dan menyesali betapa bodohnya ia selama ini… dan si kupu-kupu pun menerima si katak menjadi pacarnya, lalu tiba-tiba, si katak berubah menjadi pangeran yang sangat tampan… betapa terkejutnya si kupu-kupu saat itu… karena pengalamannya selama ini yang dikecewakan oleh mereka yang memiliki ‘keindahan’, si kupu-kupu pun bertanya, “Sekarang kamu sudah menjadi pangeran, masih tetapkah kamu mau menjadi pacarku?! Kamu bisa mendapatkan banyak wanita cantik sekarang…. Lalu si pangeran menjawab, “karena cinta ku kepada mu, makanya aku bisa menjadi seorang pangeran, dan aku tidak akan pernah meninggalkan mu…. Lalu seketika itu juga, si kupu-kupu, berubah menjadi seorang putri yang cantik jelita…. Dan akhirnya mereka hidup bahagia untuk selamanya….

Hahahaha… sudah puas baca ceritanya??!! Sampai nangis ga??!! Hehe… bukannya nangis, saya yakin pasti teman-teman malah tertawa… Mana mungkin hewan yang berbeda jenis bisa pacaran…(orang yang aneh)… tenang-tenang saya tau kalau dibaca secara harafiah, cerita diatas memang aneh.. dari cerita itu, saya hanya ingin mengungkapkan bagaimana selama ini, (mungkin anda salah satunya) yang selalu mengaburkan nilai terhadap cinta adalah kekuasaan atau harta (harimau), kelicikan dan manisnya kata-kata (kucing), serta ketampanan atau kecantikan (burung manokwari)… betapa seringnya manusia selalu melihat segala sesuatu dari tampak luarnya dan mengatakan saya telah dibutakan oleh cinta…. Hahaha… hei.. tunggu dulu, jika kamu merasa salah memilih wanita atau pria sebagai pasangan mu, dikarenakan kamu melihat 3 hal diatas, itu bukan cinta yang membutakan kamu…. Cinta tidak pernah buta, yang membutakan kamu itu adalah logika dan keegoisan mu…. Jangan pernah menyalahkan cinta sebagai bentuk kekeliruan mu dalam melakukan hal-hal yang didasari oleh pikiran mu… pernahkah anda melihat saat seorang pria atau wanita (mungkin juga orang terdekat atau anda sendiri), memberikan apa saja yang dipunya kepada pasangannya (pacar), padahal dia adalah seorang pembohong, playboy, matre, narsistik dan bentuk-bentuk keserakahan lainnya, kemudian mengatakan, “dasar cinta itu memang buta”…. Yah, untuk cerita diatas, si macan, kucing dan burung manokwari memang cinta dengan si kupu-kupu, begitupun sebaliknya. Tetapi cinta seperti apa yang dimiliki mereka…begitupula dengan para pembaca, cinta jenis apa yang selama ini kalian berikan dan kalian inginkan???!! Cinta seperti macan, dengan kekuasaan dan hartanya, mempersembahkan cinta untuk mengekang si kupu-kupu.. kucing dengan kelicikan dan keserakahannya, ingin mengumpulkan ‘cinta’ sebanyak-banyaknya demi memuaskan kebutuhannya untuk diperhatikan dan dicintai orang lain.. cinta seperti burung manokwari, yang hanya dilandaskan pada kebutuhannya untuk memenuhi hasrat seksual.. ataukah si katak, yang dengan ketulusan dan kesabarannya ingin memberikan cinta kepada orang lain, baik di saat suka maupun duka??!! Akhir kata… Ingatlah bahwa cinta sejati, bukanlah cinta yang mengambil, tetapi cinta yang memberi…. Cinta sejati tidak pernah memaksa, mereka tulus dan tidak ingin mengekang kebebasan orang lain…

Rabu, 25 Maret 2009

Kiamat, awal dari kemurnian

Akhir-akhir ini, di internet semakin banyak dibahas mengenai akan terjadinya kiamat di tahun 2012… Banyak sumber cerita yang menguatkan bahwa ‘kiamat’ memang akan terjadi,

* Ramalan

Ada sebuah ramalan yang mengatakan bahwa, pada tahun 2012 nanti jumlah penduduk di Indonesia ini tinggal 40% (mungkin dari mama lauren yang ini). begitupula dengan negara-negara bagian bumi lainnya... Selain itu, ada pula ramalan dari para biksu di Tibet (dengan kemampuan clairvoyance mereka), bahwa awal tahun 2012 adalah tahun paling mendebarkan bagi manusia, karena pada tahun tersebut akan ada banyak bencana dan keanehan fenomena alam yang bermunculan.

* Keanehan fenomena alam yang terjadi di berbagai belahan dunia

Global warming, bencana longsor, dan segala fenomena alam lainnya, yang semakin hari semakin banyak dan semakin parah. Dianggap sebagai gejala-gejala yang menuju pada 'kehancuran' bumi...

* Prediksi dari beberapa ahli mengenai ‘kedatangan planet nibiru (planet X) yang dikaitkan dengan catatan sejarah bangsa Sumeria

Menurut beberapa ilmuwan, telah terjadi perubahan aktivitas vulkanik dan gempa sebanyak 400-500 % sejak tahun 1975.. dan perubahan ini dikaitkan dengan kedatangan (atau semakin mendekatnya )planet X atau planet Nibiru ke Bumi... Planet nibiru adalah sebuah planet yang ada di tata surya, dimana letak orbitnya berada di antara matahari dan kembarannya (versi gelap dari matahari, yang tidak terlihat oleh kasat mata). Planet ini memiliki Massa yang sangat besar, dengan kutub magnetis yang memiliki kadar plasma yang tinggi dan pancaran energi yang begitu dahsyat.. karena besarnya gelombang elektromagnetik yang terkandung dalam planet ini, maka bisa mengakibatkan perubahan-perubahan pada planet yang dilewatinya, salah satunya iklim.... Dan dari perkiraan astronomis dimana setelah mengorbit selama 3600 tahun, planet X akan datang lagi ke bumi.. karena dari catatan sejarah bangsa Sumeria, Bangsa Annunaki pernah datang ke Bumi (mereka berasal dari planet Nibiru), dan karena kedatangan mereka muncullah zaman es (kalau teman2 pernah nonton ice age, dimana peradaban bumi saat itu 'hilang' secara tiba-tiba karena perubahan cuaca yang sangat besar dan mendadak)

* Catatan sejarah dari bangsa Maya dan bangsa Sumeria

Menurut beberapa sumber di internet mengatakan bahwa dari penanggalan yang dilakukan oleh bangsa Maya, tanggal 21 desember 2012 merupakan hari berakhirnya peradaban umat manusia. hal ini didasarkan pada beberapa hal, yaitu : penanggalan kalender bangsa Maya dianggap paling akurat, dan berdasarkan catatan kalender bangsa Maya, proses alpha-omega (awal & akhir) keberadaan bumi ditandai dengan 5 siklus matahari, 1. bencana banjir (katanya sih sudah dialami saat nabi Nuh), 2. bencana angin topan, 3. bencana hujan lebat, 4. bencana gempa bumi (salah satunya yang gempa di Jogja dan Aceh)... nah tinggal siklus terakhir neh yg blm, yaitu "kiamat" (yang perhitungannya terjadi antara 21=22 desember 2012)

Waw…. Jujur saya pun merinding saat membaca artikel-artikel mengenai fenomena yang akan terjadi di tahun 2012… Saya pun sempat berdiskusi sedikit dengan beberapa teman, saya menanyakan kepada mereka, apa yang akan kamu lakukan jika ramalan tersebut memang benar terjadi…. Ada yang mengatakan bahwa akan mencari pacar sebanyak-banyaknya, menikah cepat, dan ada juga yang mengkhawatirkan, apakah saya sudah mendapatkan pekerjaan sebelum tahun 2012, dan banyak respon lainnya…. Lalu, bagaimana dengan anda?! Apa yang akan anda lakukan??!! Di tulisan saya ini pun, saya tidak ingin menambah sumber lainnya yang juga menguatkan mengenai kiamat yang akan terjadi… Daripada kita bersusah payah mencari bukti-bukti yang sama dengan diatas, atau berencana mengumpulkan uang yang banyak untuk membangun ruangan bawah tanah yang sekiranya akan tahan dari angin topan lah, gempa, panas… Akan jauh lebih baik kalau kita semakin mendekatkan diri kita kepada Sang Agung (Tuhan Allah yang kita yang kita yakini), meningkatkan pelayanan kita kepada sesama, atau mencoba meraih impian kita yang akan kita sesali seandainya, kita belum sempat mewujudkannya.. Saya hanya ingin mengajak pembaca untuk mari kita memaknai informasi ini dengan memperbanyak amal kita kepada orang lain, mengejar impian kita… namun impian seperti apa itu yang juga harus diperhatikan… Saya hanya membayangkan seandainya ada banyak orang di luar sana yang merespon informasi mengenai ‘kiamat’ itu dengan salah, misalkan dengan melakukan hal-hal yang bersifat pemuasan kebutuhan duniawi, seperti mencari harta sebanyak-banyaknya dengan mencuri, ‘menikmati’ wanita karena takut nanti di alam baka, tidak bisa lagi menikmatinya, hehehe… bayangkan akan muncul berapa banyak bentuk kriminal di muka bumi ini, karena manusia memaknai kiamat itu dengan cara yang salah… akhirnya kiamat akan benar-benar terjadi, bukan karena fenomena alam, tetapi perbuatan para manusia itu sendiri….. Lagipula, walaupun beberapa biksu di Tibet juga meramal akan adanya kiamat. Namun, mereka juga menambahkan bahwa akan ada kekuatan besar yang menghalangi ‘kiamat’ itu muncul.. Dan saya yakin itu adalah kekuatan dari Sang Agung yang termanifestasi dalam manusia-manusia yang Ia ciptakan, untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik lagi… selain itu, saya juga masih mempertanyakan (atau teman2 juga mungkin) bahwa catatan bangsa Sumeria, yang katanya planet X akan semakin mendekat setiap 3600 tahun sekali itu, sejak tahun berapa ya perhitungannya?? (maaf info saya mungkin kurang, jika ingin menjelaskan saya tunggu :) Dari tulisan ini saya hanya ingin mengajak pembaca mari kita renungkan dan refleksikan bersama kehidupan kita selama ini… Saya rasa ada baiknya kalau kita menganggap bahwa besok adalah kiamat, dengan begitu akan muncul perasaan menyesal seandainya kita belum bisa mewujudkan keinginan atau cita-cita dan perbuatan baik kita terhadap sesama…. sehingga kita bisa memaknai apa yang sudah kita lakukan untuk sesama, Tuhan dan diri kita sendiri, dan saat kiamat itu datang, kita bisa mempertanggungjawabkannya pada “Atasan” kita…. Mari kita melayani sesama, mendekatkan diri kepada Tuhan dan kejarlah impian kita dengan menghancurkan segala tembok penghalang yang selama ini memenjarakan kita dalam ‘ketidakberdayaan’ dan ‘kepasifan’… Akhir kata, ga semua yang lo denger itu bener, dan ambillah selalu sisi positif dari semua yang terjadi….

Fellowship